Penerimaan Jenazah Covid-19 Melonjak di TPU Jombang Ciputat Tangsel

tangerang hari ini, pengelola TPU atau Tempat Pemakaman Umum di Jombang, Ciputat Tangerang Selatan / Tangsel akui bahwa pemakaman jenazah akibat infeksi COVID – 19 meroket terus sejak awal 2021.

tangerang hari ini 

Dari lonjakan angka kematian tersebut memaksa pihak yang bertugas mengelola lokasi pemakaman bagi jenazah khusus COVID – 19 yang ada di kota Tengerang Selatan tersebut untuk membuka lahan barunya. Hal ini karena di lahan awal hanya tersisa 4 lubang kubur saja sementara kasus COVID – 19 masih meninggi yang sekaligus dibarengi dengan penambahan angka kematian dari sebagian penderitanya.

Petugas juga merapikan jalan untuk akses menuju lahan yang baru saja dibuka untuk makan baru khusus COVID – 19 tersebut.

Tabroni, Kepala TPU Jombang ketika dikonfirmasi di Tangerang Selatan menjelaskan bahwa pihaknya telah mencatat sebanyak 117 jenazah yang terinfeksi virus korona telah menempati maka TPU Jombang. Hal ini didata pada Desember 2020 yang lalu.

Sementara itu, pada tahun 2021 awal bulan telah tercatat ada puluhan jenazah yang terinfeksi virus korona telah menempati makan di pemakaman ini dan menembus angka 506 makam. Dari awal Januari saja, sudah ada 44 orang yang dimakamkan di pemakaman tersebut.

Dengan demikian, di bulan Desember 2020 dan Januari 2021 menjadi catatan paling tinggi atas jumlah jenazah terinfeksi COVID – 19 yang dimakamkan di kawasan TPU Jombang Ciputat Tangerang Selatan / Tangsel.

Infeksi di Tangerang hari ini memang tercatat cukup tinggi, begitu pula angka kematiannya. Itulah mengapa kawasan ini menjadi kawasan zona merah yang perlu ditekan angka kematiannya.

Dalam upaya penekanan ini perlu adanya kerjasama dengan masyarakat sekitar karena kesadaran masyarakatlah yang sangat berpengaruh terhadap jumlah pasien konfirmasi COVID – 19 itu sendiri. Jika kesadaran masyarakat ini minim maka masyarakat tentu saja akan tetap hidup derdampingan dengan virus korona ini.

Kebijakan di kawasan Tangerang hari ini meningkat seperti diterapkannya pembatasan kegiatan masyarakat, pemberlakuan izin jam operasional serta penutupan tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat yang berkerumun.

Atas data-data ini serta kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah segera menyurutkan angka infeksi terhadap COVID – 19 sehingga angka kematian akibat virus ini juga menyusut, Semakin tinggi kesadaran setiap individu dalam menjaga diri seperti melalui memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak akan semakin tinggi pula terhindar dari COVID – 19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *